Pesawahan, Binangun - Desa Pesawahan, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, memiliki beragam potensi ekonomi kreatif yang terus berkembang melalui peran para pelaku usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Salah satu komoditas unggulan yang menjadi kebanggaan masyarakat desa adalah Yuncuingart sebuah usaha kerajinan figura yang berhasil membawa produk lokal Desa Pesawahan menembus pasar nasional hingga internasional.
Yuncuingart didirikan oleh Bapak Rachmat Riyadi pada tahun 2020, bertepatan dengan masa pandemi COVID-19. Di tengah kondisi ekonomi yang penuh tantangan, Bapak Rachmat melihat peluang untuk mengembangkan hobinya di bidang seni menjadi sebuah usaha yang bernilai ekonomi. Kecintaannya terhadap dunia gambar dan seni menjadi motivasi utama dalam merintis usaha kerajinan figura yang kini dikenal sebagai pelopor kerajinan figura di Desa Pesawahan. Sebelum merintis usaha ini, beliau pernah bekerja di sebuah restoran di Bali. Selama bekerja di Pulau Dewata yang dikenal sebagai pusat seni dan budaya, Bapak Rahmat banyak terpapar berbagai karya seni dan kreativitas masyarakat. Pengalaman tersebut menjadi salah satu sumber inspirasi yang mendorongnya untuk membangun usaha kerajinan figura sepulang ke kampung halamannya di Desa Pesawahan.
Berawal dari usaha berskala kecil, Yuncuingart terus berkembang dari tahun ke tahun. dengan mengedepankan kualitas produk, ketelitian dalam pengerjaan, serta pelayanan yang baik kepada pelanggan, usaha ini berhasil memperoleh kepercayaan masyarakat. Saat ini, proses operasional Yuncuingart didukung oleh empat lokasi produksi yang masing-masing memiliki fungsi berbeda. Mulai dari tempat perakitan bingkai figura, lokasi pengecatan, proses pencetakan gambar, hingga tahap akhir perakitan produk sebelum dipasarkan. Produk yang dihasilkan Yuncuingart berupa berbagai jenis figura dengan desain yang beragam, mulai dari bingkai foto, figura untuk sertifikat, kaligrafi, hingga hiasan dekorasi ruangan. Berbeda dengan lukisan yang dibuat secara manual, gambar pada produk Yuncuingart dicetak menggunakan teknologi percetakan berkualitas, kemudian dipadukan dengan figura yang telah melalui proses finishing secara teliti sehingga menghasilkan produk yang menarik dan memiliki nilai estetika tinggi.
Setiap harinya, Yuncuingart mampu memproduksi sekitar 50 produk figura. Dalam kondisi normal, pesanan pelanggan dapat diselesaikan hanya dalam waktu satu hari, sehingga memberikan kepuasan bagi konsumen yang membutuhkan produk dalam waktu singkat. Produk yang ditawarkan Yuncuingart tersedia dalam berbagai ukuran dan variasi harga sesuai kebutuhan konsumen. Untuk ukuran kecil, harga produk dimulai dari sekitar Rp30.000, sedangkan ukuran menengah berkisar Rp58.000. Untuk ukuran yang lebih besar, seperti 100 × 70 sentimeter, harga produk sekitar Rp100.000, sementara beberapa produk premium dapat mencapai Rp250.000 atau lebih, tergantung ukuran, desain, dan jenis figura yang dipilih pelanggan.
Dalam hal pemasaran, Yuncuingart memanfaatkan teknologi digital sebagai strategi utama untuk memperluas jangkauan pasar. Produk-produknya dipasarkan melalui berbagai platform e-commerce seperti Shopee dan Lazada, serta media sosial Facebook dan Instagram. Tidak hanya melayani konsumen di Indonesia, Yuncuingart juga telah terdaftar pada Shopee Malaysia, Shopee Singapura, dan Shopee Vietnam, sehingga produk-produk hasil karya UMKM Desa Pesawahan telah menjangkau pasar internasional. Pencapaian ini menjadi bukti bahwa produk lokal memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global apabila didukung dengan inovasi, kualitas, dan pemanfaatan teknologi digital.
Perkembangan usaha Yuncuingart juga tercermin dari omzet yang diperoleh. Dalam satu hari, usaha ini mampu menghasilkan omzet sekitar Rp500.000 hingga Rp1.000.000, bergantung pada jumlah pesanan yang diterima. Pendapatan tersebut telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan ekonomi keluarga Bapak Rachmat sekaligus menjadi bukti bahwa usaha berbasis kreativitas mampu menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan.
Pemerintah Desa Pesawahan terus mendukung pengembangan UMKM sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi desa. Diharapkan keberhasilan Yuncuingart dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus berinovasi, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta memanfaatkan teknologi digital agar produk-produk lokal Desa Pesawahan semakin dikenal luas dan mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.